Jumat, 16 November 2012

Bukittinggi

well, it's time to describe my home town, lo tau dulu, gue dilahirin di kota tercinta ini 29 Januari 15 tahun  yang lalu, so let's chek it

seperti yang kalian semua juga udah tau, (oke bagi yang belum) bukittinggi itu kota yang terletak di profinsi Sumatera Barat, pulau Sumatera, Indonesia.

Bukittinggi punya banyak tempat yang bisa menarik perhatian para wisatawan, misalnya aja, Jam Gadang sebagai icon bukittinggi, Simbol khas Sumatera Barat ini pun memiliki cerita dan keunikan karena usianya yang sudah puluhan tahun. Jam Gadang dibangun pada tahun 1926 oleh arsitek Yazin dan Sutan Gigi Ameh.

Jembatan Limpapeh Sebagai penghubung antara Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan dengan Benteng Fort De Kock maka terdapat sebuah Jembatan yang bernama Jembatan Limpapeh yang dibangun dengan konstruksi beton dengan arsitektur atap yang berbentuk gonjong khas rumah adat MinangKabau. Jembatan ini berdiri di atas Jalan A. Yani dan dari sini kita dapat menyaksikan keindahan alam Bukittinggi dan keramaian Jalan A. Yani.


Bukan cuma itu, buat temen-temen yang suka lihat indahnya panorama alam yang asri, kalian bisa ngunjungin "Ngarai Sianok-Sianok Canyon"  Ngarai Sianok atau Lembah Pendiang merupakan suatu lembah yang indah, hijau dan subur. Didasarnya mengalir sebuah anak sungai yang berliku-liku menelusuri celah-celah tebing dengan latar belakang Gunung Merapi dan Gunung Singgalang.


bukittinggi juga punya serbuah benteng pertahanan zaman belanda, Benteng Fort De Kock. Benteng ini didirikan oleh Kapten Bouer pada tahun 1825 pada masa Baron Hendrik Markus De Kock sewaktu menjadi komandan Der Troepen dan Wakil Gubernur Jenderal Hindia Belanda, karena itulah benteng ini terkenal dengan nama Benteng Fort De Kock.


Karena Bukittinggi juga di jajah sama Jepang, Jadi Bukittinggi juga Punya "lobang jepang" Lubang ini sebenarnya lebih tepat disebut terowongan (bunker) Jepang. Dibangun tahun 1942 untuk kepentingan pertahanan tentara Jepang dalam PD II dan perang Asia Timur Raya (Dai Tora Senso) atas perintah pemerintah militer Angkatan Darat Jepang (Tentara Kedua Puluh Lima) untuk Sumatera berkedudukan di Bukittinggi dengan Komandan Tentara Pertahanan Sumatera Jend. Watanabe. emanmg agak serem sih, hhaha, so siapin mental buat masuk men!



buat olahraga pagi, hhehe, sebenernya niat awal orang yang bikin bukan ini, cuma karena jenjang ini bikin yang naik keringetan yaa, harus gimana, Bukittinggi menyediakan Janjang 40 bagi lo yang suka jalan kaki.
Jenjang ini dibangun pada tahun 1908 yang pada awalnya merupakan sebagai penghubung antara Pasar Atas dengan Pasar Bawah. Sebagai salah satu objek wisata di Kota Bukittinggi.


 tunggu, bukan cuma itu, Bukittinggi juga punya banyak makanan khas Bukittinggi buat temen- temen yang suka wisata kuliner, dijamin, kalian bakal ngerasain sensasi makanan Daerah yang enak,

buat temen- temen pencinta pedas, kalian bisa rasain sensasi gila "itiak lado ijau- bebek cabe hijau" di daerah ngarai sianok, atau lo bisa cobain Rendang, yang jadi makanan terenak dunia, di habitat asli, hhaha

nah, buat lo yang pencinta keripik, lo bisa nemuin berbagai jenis kereipik yang enaak banget, misalnya aja "kerupuk sanjai" yang udah terkenal banget sampai luar negeri, hhaha, -emang bener!-
oke, gue jamin, buat lo si-pencinta kuliner, 2 minggu lo disini, berat badan lo naik 2 kg,

so let's have fun in Bukittinggi Guys :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar